Jumat

wah gak kerasa UAS telah usai, baru aja seminggu lalu di mulai dan kini telah di akhiri, cukup usaha yang di lakukan, belajar , berdo`a, dll, dan kini tinggal menunggu hasilnya....
dan kemaren adalah hari pengumuman mata pelajaran yang di remidikan,
pengumuman itu di tempel di papan pengumuman depan ruang guru, akhirnya desak-desakan, rebut-rebutan hanya untuk melihat hasil ulangan akhirnya tidak terhindarkan lagi
..hehehehehe
tapi alhamdulillah kali ini aku bebas dari remidi, jadi tidak usah belajar lagi buat mengulang.

dan hari ini adalah awal pelaksanaan remidi, dan remidi ini di laksanakan secara bertahap mulai hari ini hingga sabtu dengan berbagai mata pelajaran yang berbeda, dan sebenarnya hari ini tidak di wajibkan masuk, karena yang wajib masuk untuk hari ini adalah peserta remidi Biologi dan bahasa Indonesia, karena berhubung di rumah ngaggur, ya sekalian datang ke sekolah buat ngeliat sambil support teman-teman yang remidi , dan ternyata di sana telah banyak teman-teman yang berkumpul sambil mempelajari materi remidi, jadi salut buat teman-teman, soalnya meskipun remidi , mereka tetep semangat belajar, buat memperbaiki nilai mereka yang kurang, ini adalah gambaran suasana sebelum pelaksanaan remidi,




Belajar, belajar, dan belajar, itulah yang terlintas di pikiran mereka saat harus mengikuti remidi, selain remidi, banyak juga yang harus mengejar ketertinggalan nilai tugas, tugas itu antara lain:

Tugas Kesenian

nah berhubung UAS telah usai, ada sebagian anak yang memanfaatkan waktunya untuk mengerjakan tugas kesenian, tuga tersebut mewajibkan kita untuk membuat sebuah maket masjid berbahan gabus, kita bebas membuat desain masjid itu sesuai keinginan kita, dan ini merupakan gambaran kerja kelompok dalam mengerjakan tugas tersebut






Tugas Komputer

Tugas selanjutnya adalah komputer, nah di sini bagi yang mengalami krisis nilai, wajib mengerjakan tugas paket berupa mengedit foto dengan photoshop dan membuat kartu nama dengan corel draw, selain di butuhkan skill dalam penggunaan aplikasi tersebut, dalam tugas ini juga di butuhkan imajinasi untuk membantu hasil tugas mereka.

Praktek Olah raga

ada yang bilang olah raga menyehatkan raga dan jiwa, tapi untuk saat ini, banyak yang menganggapnya sebagai beban, karena ada sebagian anak yang harus mengejar nilai olah raga tersebut, karena banyak di antara mereka meremehkan materi ini ,dan ujung-ujungnya ya prektek buat menambal nilai yang kosong,
nih foto pak guru olah raga ( pak bowo ), yang sedang memberi pengarahan.




olah raga memang bikin sehat, tapi juga bikin capek juga, contohnya kayak gini nih.

nah itu berarti berakhirnya UAS bukan menjadi alasan bagi kita untuk beristirahat, karena mungkin ada sebagian anak yang harus menambal nilai ulangan mereka ataupun nilai praktek mereka, nah sebenarnya itu dapat di atasi kalau saja mereka mau lebih giat mengerjakan ulangan dan tugas yang ada, tapi sebenarnya mereka masih punya kesempatan untuk memperbaiki kekurangan mereka itu dalam remidi dan tugas susulan, jadi semangat buat teman-teman yang ikut dalam remidi dan susulan, semoga kalian bisa memperolah nilai yang maksimal ,jadi tetap SEMANGAT.

Kamis

nah banayak cara untuk membuat orang memiliki kepribadian yang baik, salah satunya dengan menggunakan kata-kata positif, nah itu pulanyang di lakukan guru-guru SMA Ta`miriyah, para guru ingin mengajak para siswa-siseinya untuk menjadi orang yang mapu menjadi orang yang berguna dan berkpribadian yang baik, dan caranya adalah melalui sebuah peringatan untuk membangkitkan semangat , namun peringatan ini tidak di utarakan secara langsung, tapi dengan menggunakan sebuah kata-kata yang bersifat ajakan bagi kita, dan kata-kata itu di pajang di berbagai tempat yang sering di lalui oleh para siswa dan siswinya

berikut adalah kata-kata pembangkit semangat yang bisa memotivasi kita

gambar ini di pajang di dekat tangga untuk naik ke ruangan kelas 3


Gambar itu berisi kata :
TUMBUHKAN BUDAYA MALU
Malu Karena datang terlambat / datang cepat
Malu karena melihat rekan kita melakukan aktivitas
Malu karena melanggar peraturan
Malu karena berbuat salah
Malu karena bekerja tidak berprestasi
Malu karena tugas tidak terlaksana / tidak selesai tepat waktu
Malu karena tidak berperan aktif dlam mewujudkan kebersihan lingkingan

kata- kata tersebut mengingatkan kita , bahwa sebenarnya kita harusnya malu terhadap kesalahan yang kita lakukan, bukan malah lari dari kesalahan atau tidak memperdulikan masalah yang ada di sekitar kita, contohnya : masalah lingkingan , dll

dan gambar Ini ada di depan pintu masuk menuju ruangan kelas 1,2,3

Berisi kata :
" Tuntutlah ilmu dan belajarlah ( untuk ilmu ) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu "

kata-kata ini mengajak kita untuk tidak putus asa dalam mencari ilmu, dan tetap menghiormati GURU pengajar kita, karena ilmu kita juga berasal dari mereka

dan foto ini di pajang dekat tngga menuju ke ruangan kelas 2


Berisi kata :
Budayakan 6 S
Senyum
Salam
Sapa
Salaman
Sopan
Santun

gambar itu mengajak kita untuk membudayakan berbuat kebaikan yang di kemas dalam istilah 6 S


Lalu Foto ini di ambil dekat ruangan wakasek


Berisi kata :
Sudakah anda merusaha menaga Amanat dan harkat - martabat orang tua dalam tindak dan perilaku ???

Foto ini mengajak kita untuk membahagiakan Orang tua dengan menjaga Amanat dan harkat - martabat orang tua di sekolah.

Sebenarnya banyak kata-kata POsitif yang mengajak kita untuk berubah menjadi pribadi yang baik, namun gambar-gambar itu sudah mewakili berbagai gambar motivasi lain, dan juga telah mengirimkan pesan yang terkandung di dalamnya, kepada semua orang yang melihatnuya.

Selasa

siapa bilang hukuman itu selalu identik dengan kekerasan atau rasa takut, pernah gak ngerasain di hukum tapi justru ketawa, nah cuman di Ta`miriyah aja yang ada, di SMA Ta`miriyah para guru memiliki kedekatan sendiri dengan siswa siswinya, dan telah berpengalaman terhadap anak yang bandel, atau memang tidak taat peraturan. Nah mungkin salah satu cara guru menghentikan kebandelan si anak itu adalah dengan hukuman, namun banyak anak yang justru melawan sehingga menimbulkan kedekatan si anak dengan si guru yang menghukumnya menjadi kendor, atau bahkan menimbulkan permusuhan antara siswa / siswi dengan guru bidang study tertentu, dan buntutnya akan berakibat pada pendidikan si anak tersebut, karena harus di ketahui, bahwa ;
" KITA TIDAK AKAN MAMPU MEMAHAMI SUATU MATERI PELAJARAN , JIKA KITA MERASA TIDAK SUKA DENGAN PELAJARAN ITU SENDIRI , BAIK KARENA GURUNYA , MATERINYA , ATAUPUN FAKTOR LAIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN PELAJARAN ITU ".
nah di sini ada Cara yang beda buat menghukum anak yang melanggar peraturan , salah satunya adalah hukuman dari bu mujayana ( guru bahasa indonesia ) , karena ada sebagian anak yang tidak membawa buku pendamping dengan berbagai alasan ( lupa , ketinggalan , hilang , di pinjam, dll ) , bu mujayana hendak menanamkan sifat jera, agar tidak mengulangi pelanggaran ini , nah tapi cara beliau yang menghukum ibi sangat unik, yakni dengan menyuruh si anak yang melanggar bermain "engkle" di depan kelas, kalau pingin tau seperti apa hukumannya, lihat video di bawah ini.






nah dengan hukuman yang seperti ini , si anak justru akan merasa jera karena dia telah cukup merasa malu karena harus di hukum di depan kelas dengan cara yang aneh.
salut buat para guru SMA Ta`miriyah yang punya segudang cara guna mendidik para siswa-siswinya.

Senin

FISIKA !!!
Bisa di bilang merupakan pelajaran yang cukup di benci oleh sebagaian pelajar, gak peduli baik itu pelajar SMP ataupun SMA, karena fisika merupakan salah satu pelajaran yang tak jarang membuat nilai mereka hancur, tapi jangan salah, semua itu tidak berlaku bagi kami, di sini kami menganggap fisika itu mudah, karena memang guru fisika kami "Pak Kenang" selalu menanamkan prinsip pada kami bahwa fisika itu indah, ini foto pak guru kami tercinta, yang suuuuper lucu, "Pak Kenang".


dalam mengajar beliau selalu menyelingi materi dengan gurauan, guna menyegarkan pikiran kita, yang mungkin bakal makin buntu, alias mampet kalau di cekok`i oleh pelajaran terus, selain lucu, beliau juga baik, karena selalu memberi PR oleh-oleh kami, beliau berbicara kepada kami, bahwa dia tidak akan memberi PR, tapi hanya memberi oleh-oleh untuk kita berupa tugas, yang bisa di bawa pulang...hehehehehe.....sebenernya sama aja sih, antara PR dan oleh-oleh yang di maksud pak kenang,,,,,,,tapi kata PR itu lebih extreme dari oleh-oleh...hehehehehe...tapi walaupun begitu oleh-oleh itu bertujuan agar kita lebih paham tentang pelajaran yang kami terima.

dan ini foto-foto anak-anak waktu mengerjakan beberapa Tugas dari "pak kenang"

nah mungkin itu aja sekilas tentang kegiatan belajar mengajar di SMA Ta`miriyah, salut buat para guru pengajar yang telah membimbing kami selama ini, mudah-mudahan kami bisa lulus 100% dalam UNAS tahun ini.
Amin..